ads

lele menggantung

  Salam Sukses

Coba sharing aja nih.cara mengatasi ikan lele yang menggantung dipermukaan air kolam.tentunya teman-teman peternak lele pernah mengalami hal seperti itu.jangan kwartir dahulu,bisa saja kalau ikan lele mengalami hal  itu ambil tindakan beberapa langkah berikut ini:
1.Cek kesehatan / ikan dalam keadaan sakit
2.Kurangin debit air kolam sampai 50%
3.Memberikan antibiotik
4.Berdoa semoga lekas baik

I. Cek kesehatan ikan
   Apabila lagi musim sakit,lebih baik kita mencegah daripada mengobati.
Pemberian pakai yang harus disesuaikan dengan usia ikan dan pemberian pakan jangan terlalu over atau kelebihan.
Selalu berikan rutin 3 hari sekali daun pepaya sebanyak 2-3 lembar.daun pepaya yang banyak khasiat nya buat manusia juga banyak khasiat nya juga buat ikan lele.( Pertahanan daya tubuh dari serangan penyakit).
Ikan lele sehat apabila gerakannya sudah gesit dan lahap saat kita beri makan.

II. Kurangi debit air kolam
   Ikan lele yang menggantung dipermukaan kolam juga bisa disebabkan oleh racun yang tercampur didalam air.untuk menetralkan kandungan racun tersebut bisa dengan cara membuang / mengurangi debit air.kalau jika diperlukan pasang sementara oksigen dalam air supaya racun2nya cepat terurai.apabila kondisi ikan sudah sehat dan lahab dalam makanya bisa dilepas pemberian oksigen nya.

III. Memberikan antibiotik
    Alangkah lebih baiknya dari awal sebelum menebar benih dalam kolam harus mempersiapkan media kolam itu sendiri.persiapan airnya terutama harus benar.persiapan pakan alaminya dan kadar air yg sesuai habitat ikan lele.
Antibiotik juga bisa diperoleh dari toko peternakan ikan,atau bisa juga dengan menambahkan garam grosok( bukan garam yodium ).

IV. Berdoa
    Mohon kepada Allah SWT semoga lekas sembuh itu ikan dari penyakit nya.ya Allah sembuhkan lah ikan lele ku dari sakitnya dan beri hasil panen yang melimpah Amien ya Allah

Demikian kira kira kiat kiat dalam mengobati ikan lele dalam keadaan sakit / menggantung di permukaan kolam.
Semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman peternak lele khususnya buat pemula yang terjun di dunia lele ini.

Salam sukses dan maju terus dalam mencari ridho allah SWT

Salam
Rbsgroupp

Enceng Gondok Bagi Perikanan

 

Enceng Gondok Bagi Perikanan


 
 

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air yang hidupnya mengapung. Selain dikenal dengan nama eceng gondok, di beberapa daerah di Indonesia, eceng gondok mempunyai nama lain seperti di daerah Palembang dikenal dengan nama Kelipuk, di Lampung dikenal dengan nama Ringgak, di Dayak dikenal dengan nama Ilung-ilung, di Manado dikenal dengan nama Tumpe
Eceng gondok pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ilmuwan bernama Carl Friedrich Philipp von Martius, seorang ahli botani berkebangsaan Jerman pada tahun 1824 ketika sedang melakukan ekspedisi di Sungai Amazon Brasil.Eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga tumbuhan ini dianggap sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Eceng gondok dengan mudah menyebar melalui saluran air ke badan air lainnya.

Bagi pemelihara ikan sebagian ada yang menggunakannya, dan Tanaman eceng gondok ini mengambang di kolam dan sebagian paling disukai oleh pembudidaya ikan untuk peneduh atau sebagai penutup permukaan air dikala terjadi panas dari sinar matahari, dan fungsinya untuk menaungi air kolam dan menyediakan tempat bagi ikan untuk kabur dari panas matahari.

Menurut informasinya Eceng Gondok ini berasal dari Daerah Brazil dan entah kapan sampai ke Indonesia. Yang jelas Enceng gondok ini adalah sebenarnya tanaman air dan tumbuh cepat sehingga memblokir aliran air dan jika hidup ditempat yang tidak dikehendaki dapat merusak atau menghambat perjalanan air dll. Namun demikian, daun eceng gondok itu cantik, bahkan ketika ia berbunga. Bunganya ungu dan menambah keindahan kolam. Salah satu cara untuk mencegah ia berkembang luas adalah membatasinya dengan tali di sekitarnya, pasang sekitar 5 cm di atas permukaan air. Jika tidak begitu, eceng gondok sudah mengambil alih seluruh permukaan kolam.

Cara menanamnya cukup letakkan eceng gondok di atas permukaan air kolam. Tanaman ini akan menyebar begitu saja di sana seiring waktu. Sistem akarnya bercabang panjang dan berat seperti ditutupi serabut hitam hitam. Tanaman eceng gondok ini sebenarnya sangat efektif untuk membuang kotoran ikan dari air. Akar yang tua berwarna hitam dan muda berwarna putih. Akarnya dapat tumbuh hingga 45 cm. Kalau dasar kolamnya lumpur dan akarnya sudah sampai kesana, ia akan tumbuh lebih cepat lagi.

Menurut pakar ahli Lebih dari 30 tahun lalu, NASA melihat potensi besar dari eceng gondok untuk memurnikan air pada perjalanan luar angkasa yang panjang dan melakukan penelitian pada tanaman ini. Hasil dari studi ini ditemukan kalau tanaman ini dapat menghemat jutaan dolar jika digunakan dalam fasilitas pemurnian air untuk memurnikan air.
Hal ini terkait dengan kekuatan luar biasa sistem akar eceng gondok untuk menyerap kotoran. Saat ini ia sudah banyak digunakan di banyak pusat penanganan limbah di kota besar di AS, jadi ia juga bagus untuk kolam.

Selain itu, eceng gondok juga mengendalikan pertumbuhan ganggang, sang pemangsa oksigen kolam. Mereka mengurangi jumlah sinar matahari yang masuk ke kolam sehingga ganggang sesak napas. Mereka juga menyedot nutrisi yang dibutuhkan ganggang untuk tumbuh dengan baik.
Tapi kalau dibiarkan, eceng gondok bisa tumbuh ke samping dan keatas juga. Ia bisa mencapai tinggi 1 meter. Anak ikan Koi ini sangat senang terhadap eceng gondok ini dan biasanya ia sering bersembunyi atau tinggal di daerah akarnya karena menjadi perlindungan dari predator. Tapi karena ikan Koi ini senang makan daun, koi juga memangsa eceng gondok. Jadi, eceng gondok juga berfungsi sebagai makanan sekaligus benteng bagi Koi, asal tidak terlalu banyak di kolam.

Jadi bagi para pembudidaya ikan saya rasa ini akan lebih baik jika dalam sistim pemeliharaannya ditanam akar gondok karena selain untuk membersihkan air diperairan juga dapat melindungi ikan dari sengatan panas matagari yang terlalu tinggi. Selain itu tanaman ini juga bisa melindungi anak ikan terhadap serangan binatang atau hama lainnya.
Baca Juga : Bawang Putih ramuan-herbal-ternak-lele
                    Cara obat-ikan-lele-kembung

Cara Fermentasi Dedak Untuk Pakan ikan Lele

 Cara Fermentasi Dedak Untuk Pakan ikan Lele

   
   Dalam artikel ini kami ingin membahas Cara Fermentasi Dedak Untuk Lele.
Dedak ialah limbah yang berasal dari pengolahan padi menjadi beras dengan kualitas beragam tergantung dari varietas padi yang digunakan. Dedak padi merupakan bagian dari kulit ari beras yang dihasilkan ketika proses pemutihan beras.
Dedak padi telah sering digunakan untuk pakan ternak dan juga budidaya ikan lele karena mengandung nutrisi yang sangat tinggi, memiliki harga yang relatif murah, cukup mudah untuk didapat dan untuk menggunakan dedak ini juga tak bersaing dengan manusia.
Produksi dedak padi di Indonesia sendiri terbilang amat tinggi yaitu dapat mencapai 4 ton setiap tahun dan dalam setiap kwintal padi dapat menghasilkan antara 18 sampai 20 gram dedak.
Dedak menjadi bahan pakan yang sudah digunakan oleh sebagian besar peternak Indonesia yang sebagian besar pakannya berasal dari limbah agro industri.
  
 
Dedak padi ini memiliki kelebihan yakni kandungan serat kasar yang amat tinggi yaitu mencapai 13.5% dan energi antara 1640 sampai 1890 kkal/kg. Namun dibalik kelebihannya, pakan yang terbuat dari dedak juga memiliki kekurangan yaitu asam amino terbilang rendah demikian pula dengan kandungan mineral dan juga vitamin dalam dedak.
Pakan Lele Dedak Halus
Pakan lele dedak halus ini merupakan variasi pakan pilihan yang sangat baik diberikan untuk meningkatkan proses pertumbuhan ikan lele terlebih dalam sistem budidaya ikan lele organik. Dalam pakan dedak halus untuk ikan lele ini mengandung banyak nutrisi, mineral dan juga vitamin yang sangat dibutuhkan dalam budidaya ikan lele secara sederhana.

Cara Fermentasi Dedak Untuk Lele
Selain membuat pakan ikan lele dari dedak halus, cara lain dalam membuat pakan ikan lele yakni dengan fermentasi dedak. Fermentasi dedak ini memiliki keunggulan yaitu lebih awet pada saat disimpan dan juga dapat meningkatkan kandungan nutrisi dalam pakan dedak tersebut serta baik untuk mencegah penyakit pada ikan lele. Selain itu, dedak padi fermentasi ini dapat menurunkan kadar asam fitat dalam dedak padi sehingga pengaplikasiannya dapat lebih maksimal.
Asam fitat ini dapat terikat bersama dengan mineral, protein dan juga pati yang kemudian menyusun garam atau senyawa kompleks sehingga kandungan mineral, protein dan juga pati dalam pakan dapat lebih maksimal. Tujuan dari fermentasi ini yakni untuk memecah kandungan serat, protein dan juga karbohidrat menjadi senyawa sederhana yang juga dapat dihasilkan dengan menggunakan bakteri, ragi, fungi maupun kombinasi dari ketiga bahan tersebut dalam keadaan tertutup atau anaerobik.
Bila proses fermentasi sudah selesai, maka akan tercium bau wangi dengan tekstur dedak yang sedikit menggumpal serta terasa hangat ketika disentuh. Sebelum nantinya pakan fermentasi dedak ini diberikan pada ikan lele, maka terlebih dulu semestinya dianginkan. Fermentasi dedak yang sudah jadi ini juga dapat dikeringkan kemudian disimpan dalam waktu lama sehingga tahan hingga 3 bulan tanpa menimbulkan bau tengik.
Sekian artikel mengenai Cara Fermentasi Dedak Untuk Lele
Semoga bermanfaat 

ternak lele

 

seputar dunia ternak lele



seputar dunia ternak lele Panduan lengkap peternak Ikan Lele, 
Dilansir Liputan6.com, Rabu (13/3/2019) Jakarta Mengonsumsi ikan baik bagi kesehatan tubuh. Ikan banyak mengandung gizi seperti omega-3, serat protein, asam amino, zat besi dan yodium. Selain itu ikan juga kaya akan vitamin seperti vitamin A, D, B6 dan B12. 
alah satu ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah ikan lele. Ikan lele banyak dijual di pasar-pasar tradisional. Ikan lele memiliki rasa yang gurih dan harganya murah.
Banyak dikonsumsi dan dincar oleh para pembeli, tak jarang banyak masyarakat yang ingin mencoba untuk ternak lele. Jika kamu salah satunya, tentu kamu perlu mengetahui cara ternak lele yang baik agar berhasil.
Dilansir Liputan6.com, Rabu (13/3/2019) dari berbagai sumber berikut ada cara ternak lele bagi kamu yang ingin mencoba agar berhasil.
Persiapan kolan dan bibit
1.  Mempersiapkan kolam
Cara ternak lele yang pertama adalah kamu perlu menyiapkan kolam. Kolam ikan lele bisa menggunakan kolam tanah, kolam dari terpal ataupun kolam dari semen. Usahakan kolam memiliki ukuran yang cukup agar ikan lele tidak mudah mati akibat kekurangan oksigen.
Kolam yang telah berisi air, perlu kamu tunggu beberapa hari sebelum memasukkan bibit lele. Hal ini karena kamu harus menunggu adanya proses pembentukan lumut pada kolam.
Adanya lumut dan fitoplankton dapat membuat air tidak mudah keruh. Lama menunggu sekitar 3 hingga 7 hari.
2. Memilih bibit unggul ikan lele
Kamu perlu jeli untuk memilih bibit unggul lele. Pilihlah bibit unggul lele karena lele akan tumbuh besar, tak mudah terserang penyakit dan juga gesit. Bibit unggul lele akan lebih bergerak aktif dan agresif saat diberi pakan.
Selain itu bibit unggul lele akan menghasilkan ikan lele yang memiliki warna yang terang serta sehat.
Kamu bisa mencoba dengan bibit ikan lele jenis dumbo. Jenis lele ini mudah dirawat dan mudah didapatkan. Ikan lele jenis dumbo memiliki kualitas daging yang baik dan tahan dari serangan penyakit. Ikan lele dumbo juga dapat berkembang biak dengan jumlah banyak.

Pilih waktu baik dan pisahkan ukuran lele

3. Waktu yang baik menebar bibit unggul ikan lele
Cara ternak lele yang banyak dilakukan kesalahan biasanya dari cara menebar bibit ikan lele. Gunakan ember dan isi bibit lele sebagian. Masukkan ke dalam kolam dan biarkan mereka keluar dengan sendirinya.
Jangan masukkan bibit ikan lele secara bersamaan karena akan membuat ikan lele stres dan bisa mati.
Waktu yang tepat untuk menebar bibit unggul ikan lele saat pagi atau malam hari. Disaat tersebut ikan lele biasanya lebih tenang.
4. Pisahkan ukuran lele
Cara ternak lele agar mendapatkan keuntungan, kamu perlu memisahkan ukuran lele di dalam suatu kolam. Pindahkan ukuran ikan lele yang memiliki tubuh kecil dari lainnya.
Hal ini dapat menghindari ikan lele yang berukuran lebih besar akan menyakiti ikan lele yang berukuran kecil sehingga dapat merugikan kualitasnya. Biasanya kamu bisa lakukan cara ini saat usianya telah 20 hari.

Perhatikan kedalaman kolam, pakan dan waktu panen


5.  Perhatikan kedalaman kolam dan kualitas air
Ikan lele dapat bertahan hidup di air yang berlumpur yang mengandung banyak lumut. Walaupun tidak jernih, kamu harus tetap perhatikan sumber air kolam tersebut, karena bisa saja air yang tidak jernih tersebut akibat terkena limbah.
Untuk kedalaman kolam ikan lele secara umum sekitar 20 cm. Pada bulan kedua 40 cm dan ketiga 80 cm. kamu juga bisa tambahkan tanaman air pada kolam agar terasa teduh dan tidak panas bagi ikan lele. Selain itu tanaman air juga bisa menyerap racun pada air kolam.
6. Memilih pakan lele yang baik

Cara ternak lele yang paling penting selanjutnya adalah memilih pakan untuk ikan lele. Pilih pakan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan lele. Sebagai contoh kamu bisa menggunakan pakan jenis sentrat 781-1.
Beri makan ikan lele pada pagi hari, sore hari dan pada malam hari. Kamu bisa menambahkan jam makan tambahan bagi ikan lele jika diperlukan.
7. Lele dapat dipanen setelah 3 bulan
Setelah 3 bulan dari penyebaran bibit ikan lele, kini ikan lele dapat dipanen. Jika kamu akan menebar bibit ikan lele lagi, usahakan untuk membersihkan kolam yang sudah digunakan sebelumnya.
Pastikan taka da ikan lele yang tertinggal di kolam sebelum menebar bibit ikan lele yang baru.

Kandungan Ikan Lele

Mengonsumsi ikan lele baik untuk kesehatan tubuh. Selain mudah ditemui di pasaran, ikan lele memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan mengonsumsi ikan lele. Beberapa manfaat ikan lele sebagai berikut:
- Rendah kalori serta rendah lemak
- Vitamin B12 dan mengandung protein yang lengkap
- Mengandung asam lemak omega-3 yang sehat bagi tubuh.
- Demikian penjelasan tentang cara ternak lele dan sedikit pernjelasan manfaat mengonsumsi ikan lele yang baik bagi kesehatan tubuh.